| Weight | 0.11 kg |
|---|---|
| Dimensions | 17 × 10 × 0.6 cm |
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | DCP |
| Pages | 110 |
| ISBN | 9789670835266 |
| Binding | Paperback |
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
RM14.00
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Recently Viewed
Treasure From the Treasures of Paradise (P/B)
Allah, The Most High, Said, “The men who remember Allah often and the women who do so – for them Allah has prepared forgiveness and a great reward.” [Al-Ahzab, 35]. He also Said, “O you who have believed, remember Allah with much remembrance, And exalt Him morning and afternoon…” [Al-Ahzab, 41] Al-Bukhari recorded a report from AbuMusa al-Ash’ari (may Allah be pleased with him) who narrated that the Messenger of Allah said, “The example of a person who makes dhikr of his Lord and a person who does not, is like that of a living and a dead person.”
Making dhikr (remembrance of Allah) has a lofty place in the Din of Islam and is inherently inscribed in the souls of the believers; for it is from the greatest acts of worship and provides enumerable fruits and benefits in this life and the next.
Dhikr is distinguished with many virtues through its perfect meanings, beautiful phrasings and comprehensiveness that contains depth of meaning and incorporating all types of goodness. Its wordings are concise while reflecting great reward, is easy to remember and pronounce possessing tangible effects on the body and soul.
From such great adhkar the Prophet used to consistently make and encourage others regarding it, is the Hawqala, or the saying of ‘La Hawla wa la Quwwata illa Billah’. This remembrance has merits and virtues none but Allah fully encompasses – the meanings and implications of which, lead to certainty and solace through strengthening ones’ faith and connection with Allah. This special dhikr is of such importance that the author (may Allah preserve him) saw the need to single it out in this short treatise, entitling it, “The Hawqala: Its meanings, virtues, and creedal implications”. It is hoped Muslims will focus their efforts in meaningfully utilising this phrase and making it a regular feature of their every day lives, along with other types of remembrances of Allah.





































sadekaatik –
This book is amazing. It ells you exactly everything, step by step. I can’t wait to use it while in Makkah Insya-Allah.
asyrafazam –
Portable to bring anywhere! Very helpful for a beginner like me! alhamdulillah jazakallah!
ZULIDZAM –
Terima kasih, buku telah diterima