| Weight | 0.26 kg |
|---|---|
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | DCP |
| Pages | 150 |
| ISBN | 978-967-12565-8-9 |
| Year of publication | 2021 (Revised edition) |
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
$4.32
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Frequently Bought Together
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
30 Cara Untuk Memperoleh Kebahagiaan
Buku yang hebat ini adalah panduan bogi semua masyarakat Islam terutamanya dalam kehidupan seharian kita kerana ia menyajikan cara-cara menghadapi kitaran hidup seharian, menerima masa lalu dan bersiap menghadapi hari esok berdasarkan pengajaran Al-Quran & Sunnah.
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Islam Adalah Cara Hidup
- Isi kandungan buku ini tidak bercanggah dengan akidah Ahli Sunnah Waljamaah.
- Penulisan ini dapat memberikan sedikit sebanyak manfaat kepada masyarakat untuk berubah menjadi hamba yang soleh.
- Buku ini sesuai untuk semua peringkat umur malahan amat bersesuaian jika dibacakan di surau-surau atau masjid-masjid.
Related Products
Nota My #QURANTIME Juzuk 3
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-3 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Recently Viewed
The Light of The Qur’an
The Prophet peace and blessings of Allah be upon him, passed by a person reciting Surah Al – Kafirun and remarked, “He has been saved from shirk”. He passed by another reciting Surah Al – Ikhlas and remarked. Paradise has become obligatory for him. Reported by Muslim.
These two chapters have both been given the title Al-Ikhlas, or purity of faith, because they deal with the topic of Tawhid in all its various aspects. Al – Ikhlas concentrates on the pure, essential faith in Allah that all mankind is required to have. Al – Kafirun deals with purity of deed and disavowal of disbelief and paganism. Both chapters lay out the parameters of mans relationship with his/her lord and creator, as well as his/her relationship those around him/her.
Pure, unblemished monotheism combined with sincerity in belief and deed defines the relationship with Allah. Hi is one and only true God, unique, without peer, equal or opposite, and nothing is like on to him. He is the one who stands in need of nothing whereas everything is in dire need of him.
Maintaining the essential Muslim identity and character defines the relationship between the Muslim and his fellow man. The Muslim is unambiguous about his religion, truthful and upright in speech, deed and his dealings with those around him. Hi is proud of his faith and has unshakable conviction in it. He loves his lord, his Messenger and the Muslims and is loyal to them. Because of this, the dearest thing to him is his religion and he will not compromise it, pleasing Allah comes before pleasing the people.
The prophet would frequently recite these two chapters in prayer because of the commonality of their theme and to stress that success is achieved, in this life and the next, by internalising their message and living by it.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Family Leadership – Qawamah
This book discusses in details family leadership (Qawamah) in Islam and the many misconceptions that arise around this concept. It provides a detailed analysis on the subject from a variety of available literature and emphasizes that it is primarily an obligation to be fulfilled on part of the husband toward his family. It also provides many practical examples on the appropriate use of Qawamah as well as its inappropriate use.
“….an extremely valuable springboard for further discussion and consideration of a most timely topic that affects every Muslim family in North America. As a Muslim with a doctorate in clinical psychology, it is my professional recommendation that every mosque and Islamic center in North America should use Dr. Beshir’s new book to lead in-depth study and discussion sessions about the role of family leadership within Islam.” – Jerald F. Dirks, M.Div., Psy.D.
The Decisive Criterion Between The Friends of Allah & The Friends of Shaytan (P/B)
The Decisive Criterion between the Awliyaa of The Most Merciful and the Awliyaa of Shaytaan Indeed the enmity between man and Shaytaan is old, commencing from the time that Adam (alayhi as-salaam) was created � from the time he was ordered to prostrate to him. Shaytaan refused, become arrogant and hence disobeyed his Lord. His arrogance and pride let him to commit a whole host of sins, it made him expend every effort in misleading the children of Adam and made him beautify and embellish sins such that they accepted them and eagerly committed them. Books sent the Messenger and enjoined His servants to various injunctions and admonitions in order to secure them from the evil of Shaytaan.
In the light of His advice, profound injunctions and admonitions in order to secure them from the evil of Shaytaan. In the light of His advice, profound injunctions and sever warnings, mankind becomes separated into two groups: a group who were guided and a group who deserved to be misguided. The groups who were guided are the inhabitants of Paradise and the groups who were misguided are the denizens of the Fire. The inhabitants of Paradise are the Awliyaa of the Most Merciful and the denizens of the Fire are the Awliyaa of Shaytaan















































syafikahsaufi –
sangat sesuai bagi kanak kanak, remaja mahupun dewasa. boleh di recommend kan di sekolah sekolah ataupun masjid berdekatan bagi memberi panduan tentang menegur kesilapan orang