Kiamat Besar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 6/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Beriman kepada hari akhir adalah salah satu dasar penting dalam aqidah Islam. Ia adalah aqidah yang diwasiatkan oleh semua nabi terdahulu, yaitu keyakinan yang bisa memahami alam gaib. Beriman kepada hari akhir memberikan manfaat dalam kehidupan ini baik bagi perorangan maupun kolektif. Ia menjadikan seseorang betul-betul memperhatikan kehidupan akhirnya, melakukan amal-amal yang bermanfaat baginya dan memberinya kebahagiaan di dunia dan akhirat. Al Qur’an dan hadith telah memberikan informasi yang rinci tentang apa yang akan terjadi pada hari yang agung tersebut. Dr Umar Sulaiman al-Asyqar menggambarkan kejadian-kejadian pada hari itu berdasarkan Al Qur’an dan hadith nabi, sejak ditiupnya sangkakala pertama kali dan berakhir di tempat yang abadi surga atau neraka.
| Weight | .520 kg |
|---|---|
| Author | |
| Binding | Hardbound |
| ISBN | 9789960979403 |
| Publisher | IIPH |
Be the first to review “Kiamat Besar : Serial Aqidah Islam 6” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Related Products
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Nota My #QURANTIME Juzuk 1
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME ini akan diterbitkan sebanyak 30 juzuk, yang mana setiap juzuk mempunyai sebanyak 230 hingga 300 halaman.
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Berteduh Kerana Kekosongan Hati
Namun, hati kita tetap berasa kosong.
Mengapa?
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Recently Viewed
Stop Worrying & Start Living – New Cover (P/B)
This book seeks to guide and make ease to the grieving and despondent souls who are in a quagmire of vexation in a manner that varies from other typical motivational books that discusses on worry, sadness and grief; and from those which discuss fortune (or success). It addresses to the endogenous core of the heart and soul, correlating it with Faith, showing and making distinct of what the aspects of Faith has to do with a person’s well-being. It removes the obscurities and perplexities that binds the heart and soul of many of the children of Islam. Those whom Shaytan invites to wretchedness, sin, despair, grief and hopelessness in the Mercy of Allah.
Abdullah bin Sa’eed Safar Al-Husnee Az-Zahranee captures 40 ways to dispel and eradicate sorrow and grief and to gain a happy and pleasant living. It explains how you adjust in difficult situations so that you hand out to us from it flower, rose and jasmine!
Muslim Teens (English Edition) (P/B)
The book offers a practical guide for parents who wish to protect their teens from the dazzle of a superfluous western culture and help them lead a virtuous life as taught by Islam.
The World Of The Noble Angels – Islamic Creed Series 2
From the moment an individual is conceived in his or her mother’s womb, until death and beyond, angels play a part in human life. This volume draws on the sources of Islam to give us a comprehensive picture of who the angels are, their origins, their role in the universe and their interaction with humankind in this world and the next.
Civilization of Faith (IIPH)
We are living at a time when western civilization is at its peak and the Muslim nations are at their weakest point. They are dazzled by the power of the west with its wealth, scientific discoveries and technological advantages. Those who are unfamiliar with history might be unaware that this has not always been the case. A few hundred years ago, it was just the opposite. The Muslim Ummah was the superpower of the age, and Muslims were leaders in culture, science and technology. The cities of the Muslim world were the centres of learning to which people came from far and wide. The Muslims, at one time, were the most technologically-advanced civilization on the earth. The uniqueness of their civilization lay in the fact that, although they achieved a great deal in materialistic terms, they remained a compassionate society where the poor and disadvantaged were cared for. This book is a reminder to Muslims that they have a glorious past; for many centuries, they had the upper hand over their enemies. They became masters of the world when they adhered to Islam; however, when they became preoccupied with worldly gain and the pursuit of luxury, decline set in. Today, if Muslims take their religion seriously, they will once again be supported by Allah, the Exalted, and lead the world in all spheres of life. Nasiruddin al-Khattab has translated this thought provoking book into English. The hardcover version of this book that we have for sale is the revised 3rd edition, published in 2011.
The Mut’ah Marriage is Forbidden in Islam (H/B) Pocket Size
A rumor has recently been circulated, inviting people to practice Mut‘ah marriage. The Mut‘ah marriage is not a permanent marriage. In other words, the Mut‘ah contract states the duration of marriage and stipulates that marriage will be valid for a specific period of time.
As an established fact, the Mut‘ah marriage is forbidden according to Muslim scholars of all generations. Only a few scholars keenly believe in its lawfulness.












































There are no reviews yet.