| Weight | 0.120 kg |
|---|---|
| Dimensions | 12 × 8.5 × 1.5 cm |
| Author | |
| Publisher | DCP |
| Pages | 240 |
| ISBN | 978983-4420-888 |
| Year of publication | 2021 (Revised edition) |
Perisai Muslim – Hisnul Muslim (Poket Saiz)
$1.25
Buku ini adalah terjemahan Bahasa Melayu dari Hisnul Muslim oleh Sa’id bin Ali Wahf al Qahthani. Himpunan doa dan zikir daripada Al-Quran dan Al-Sunnah. Buku ini mengandungi semua jenis doa dalam kehidupan seharian, bermula dari bangun tidur hingga kepada tidur yang berikutnya.
Frequently Bought Together
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Recently Viewed
Tafsir As-Sadi (Parts 28-29-30) Methodical Interpretation Of The Noble Quran (H/B)
Tafsir As-Sa’di is a straightforward, easy to read, easy to understand explanation of the meaning of Qur’anic Ayat and statements. In addition to the simplicity of Ibn Sa’di’s writing, it is also articulate and eloquent.
Consequently, for those newly acquainted with Tafsir and those new to Islam, this Tafsir provides an uncomplicated, deep and insightful comprehension into the meaning and explanation of the Qur’an.
The uniqueness of this Tafsir is in the style the Shaikh used to explain the Ayat in a way that it is similar to everyday writing, without listing the various prophetic sayings or statements of the scholars of Tafsir, which Shaikh Ibn Sa’di used as a basis of his Tafsir.
Slippery Stone : An Inquiry into Islam’s Stance on Music
What does Islam say about poetry, singing, musical instruments, musicians, and the business of music? How have Muslim societies historically looked at these questions and how have their attitudes changed in the media age? Why have mosques remained music-free while churches have not? What is the truth about the much-publicized €œmusic controversy€ in Islam? Why did Sufis call sama as the slippery stone? These are some of the questions explored in-depth in Slippery Stone: An Inquiry into Islam’s Stance on Music.
Of late, increasing attempts are being made to promote €œIslamic music,€ and the distinction between what is allowed and what is not has become hazy and unclear for many. This book demystifies the issue of music in Islam by going to original source books in Arabic, many of them brought to light for the first time in the English language. It traces the attitudes of the Muslim society about music and the musician throughout its history and quotes extensively from the deliberations of the Qur’an and Hadith scholars and jurists from all schools of Islamic Law, both Sunni and Shi’ah. Separate chapters are devoted to a discussion of the views of Sufi masters as well as the arguments of Ibn Hazm.
It examines in considerable depth the impact of colonialism and the media revolution (beginning with the gramophone) on the attitudes of Muslim societies regarding music. It also subjects the works of Orientalists to a scrutiny that was overdue.
By referring to it as a slippery stone, Sufis vividly pointed out the dangers associated with this enterprise and emphasized the need for caution. History is filled with the corpses of those who fell off the slippery stone by ignoring this advice. Combining historic, cultural, and jurisprudential perspectives this book brings the truth of that metaphor into sharp relief.
More than six hundred references and more than a hundred twenty biographical notes on the authorities quoted add to the value of a discussion that is comprehensive without being boring, and detailed without being confusing. This book has left no stone unturned in its examination of the slippery stone.































shakila.shamsudin (verified owner) –
Perfect for those who prefer to read/learn in the Malay language. I bought it for my mom and she carries it everywhere with her. A must have!