This is the Indonesian translation of Divine Will and Predestination: In the Light of the Qur’an and Sunnah (Islamic Creed Series Vol. 8). The will and decree of Allah: Is this a matter which is directly relevant to the day-to-day life of the Muslim, or is it an obscure topic best left to the debates of philosophers and theologians? Does it imply that Muslims are ‘fatalists’ who see themselves as helpless in the hands of an indifferent fate? Attitudes towards divine will and predestination have always influenced Muslims’ daily activities. In this final volume of his eight-volume Islamic Creed Series, Dr. ‘Umar al-Ashqar explores this topic in depth, explaining it in clear terms for the ordinary Muslim. Drawing always on the Qur’an and the Sunnah, and on the words of the greatest scholars of Islam such as Ibn Taymiyah, he covers some of the historical debates that took place within the Ummah on this matter. The true Islamic concept of divine will and predestination is an empowering notion. While all that happens takes place within the framework of the divine will, people have freedom of choice within those parameters. This is a matter which is of interest and concern for all Muslims, one which will bring many benefits, both in this world and in the hereafter.
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
RM31.00
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Frequently Bought Together
| Weight | 0.35 kg |
|---|---|
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | IIPH |
| Pages | 160 |
| ISBN | 9789960979472 |
Be the first to review “Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Berakhirnya Dunia Ini (P/B) Revised Edition
Sejak akhir-akhir ini keadaan menjadi semakin tidak keruan dan kita telah mula melihat di kedai-kedai buku dan di laman-laman sesawang spekulasi tentang peristiwa-peristiwa yang akan berlaku dimasa akan datang, berasaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mana ia menceritakan tentang peristiwa ini dan kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Setiap kali musibah menimpa dunia Islam dan umatnya, orang ramai akan mula mencari jalan keluar dalam memahaminya dan meyelesaikannya. Kadang-kadang akan terdengar berita tentang kemunculan Imam Mahadi, kadang-kadang akan tersebar cerita tentang telah tiba masanya akan berlaku ‘peperangan besar’ antara pihak yang benar dengan yang jahat, sesekali akan terdengar juga tentang tanah runtuh di sebelah Timur atau Barat, dan berbagai-bagai lagi kisahnya…
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Recently Viewed
The Longing Heart : Story of Abu Dhar (P/B)
This is the story of a young man who longed to meet the new Prophet who had announced God’s message to the people of Makkah.
The Problems of the Illegitimate Child (P/B)
This book addresses the views of the Sunni scholars regarding the importance of genealogical relationship (nasab) in Islamic family law and examines the role of legitimacy on the basis of the legal maxim “al-walad li al-firash”, evidence (al-bayyinah), and doubtful intercourse (wat’ shubhah). It also elucidates the views of the Sunni schools of law on how to establish illegitimacy. For the Sunni jurists, there are several situations that determine the illegitimacy of the child. A child is considered illegitimate if its birth is the outcome of adultery (zina) or the result of legitimate union but accompanied with imprecation (li‘an). Other circumstances include the birth of the child taking place in less than six lunar months, the father of the child being categorized as one who is incapable of begetting, or the birth as a result of marital relationship considered unlawful because of consanguinity. The book also deals comprehensively with the moral, religious, legal and other aspects of the illegitimate child and the foundling in the works of the Sunni jurists. The status and rights of the illegitimate child and the foundling in the Islamic family law of Malaysia and Brunei are also discussed by referring to some provisions from Federal Territory Act 1984 (Act 303) and Brunei law.


























There are no reviews yet.