Surga dan Neraka: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 7/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Buku ini menyuguhkan kepada para pembaca dua hidangan informasi akurat yang diambil dari Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah (salallaahu alayhi wasallam). Yang satu menyenangkan dan yang satu lagi mengerikan. Akan tetap, dua hidangan tersebut akan bersinerjik pada diri seseorang untuk lebih mempertebal iman. Dua hidangan tersebut berupa informasi tentang surga dan neraka. Buku ini memulai penyampaian beritanya dengan informasi neraka sebagai bagian pertama. Di bagian pertama ini disampaikan tentang gambaran neraka, para penjaganya, tingkatan, luas dan kedalamannya, gambaran penghuninya, kejahatan-kejahatan yang menjerumuskan pelakunya ke neraka, para penyeru ke neraka di dunia, macam-macam siksa yang akan diterima oleh penghuninya dan lain sebagainya. Kemudian diakhiri dengan satu pasal yang memberi bimbingan agar terhindar dari siksa neraka yang dahsyat ini. Di bagian kedua, buku ini bercerita dengan santai dan memikat hati; dimana kisah-kisahnya akan membuat hati para pembaca berbunga-bunga dan tidak sabar untuk segera merasakan kenikmatan yang ditawarkan oleh Dzat Yang Maha Pemurah. Pembicaraan tentang surga dengan segala yang disediakan di dalamnya untuk orang-orang saleh akan memukau para pembaca dan akan mendorong mereka lebih dekat kepada Allah. Di antara judul-judul yang dibicarakan tentang surga antara lain: pengertian surga, orang-orang yang akan masuk ke dalamnya, tingkatan-tingkatan surga yang akan dihuni oleh para penghuninya, bidadari-bidadari sia mata jeli yang menjadi idaman semua insan, tanah, sungai dan gedung-gedung yang semuanya di luar kemampuan khayalan kita dan semua kenikmatannya yang tidak dapat diukir oleh pikir, tidak dapat diillustrasi oleh imajinasi dan tidak pernah dapat terlintas di dalam hati. Yang jelas Allah menyatakan bahwa satu jiwa pun tidak ada yang mengetahui apa yang disediakan untuknya di surga.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
RM40.00
| Weight | 0.530 kg |
|---|---|
| Author | |
| Binding | Hardbound |
| ISBN | 9789960979465 |
| Publisher | IIPH |
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Related Products
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Berteduh Kerana Kekosongan Hati
Namun, hati kita tetap berasa kosong.
Mengapa?
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Recently Viewed
The Ruling concerning the Celebration of Mawlid an-Nabi
In this book, is an explicit CLARIFICATION of the MAJOR DOUBTS raised by the proponents of Mawlid an-Nabi, including;
- Mawlid an-Nabi is honoring the Prophet.
- Mawlid an-Nabi is celebrated by a large number of people in many towns and cities
- Commemorating Mawlid an-Nabi renews the memories of the Prophet
- Celebration of Mawlid an-Nabi is out of love for the Prophet and and an expression of one’s love, which is permissible.
- awlid an-Nabi is a Bidah Husna (good innovation) because it is a means of showing gratitude towards Allah for sending the Prophet.
- The saying of Umar, ‘What a good Bidah is this?’
Additional quotes by Shaikh Muhammad ibn Ibraheem Aal-Shaikh have been added to further clarify these issues.
The booklet also has 2 valuable appendixes:
Appendix 1: Explanation of the Hadeeth, “He, who establishes/initiates a Sunnah Husna in Islam, ” in the words of Shaikh Sales al-Fawzan and Shaikh Muhammad ibn al-Uthaimeen (rahimahullah)
Appendix 2: A Dialogue between Shaikh al-Albaani (rahimahullah) and a proponent of Mawlid.




























harrazaniq –
Banyak pelajaran yang orang bole belajar dari buku ini kerana ia memberitahu tentang syurga dan neraka dan apa yang berlaku didalamnya