Buku ini adalah buku versi terjemah yang diterbitkan oleh penerbit: Insan Kamil.
Di dalamnya disertakan kaidah-kaidah tafsir Al-Qur’an yang disusun oleh Imam As-Sa’di. Dengan adanya kaidah-kaidah tersebut akan memudahkan pembaca untuk memahami tafsir secara utuh dan benar. Bahkan disertakan juga Mukaddimah Ushul Tafsir Ibnu Taimiyyah yang telah disyarah oleh Syaikh Al-‘Allamah Ibnu Utsaimin. Dengan Mukadimah ini akan menuntun pembaca untuk mengetahui metode penafsiran dan sejarahnya. Inilah yang menjadi titik pembeda, sehingga tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim yang ada di hadapan pembaca ini adalah cetakan terlengkap versi terjemah.Tafsir Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya. Maka tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar. Bahkan, hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini. (Syaikh Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq beliau pada Kitab
Tafsir Al Qur’anul ‘Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).
Tafsir Ibnu Katsir (10 Volumes)
$147.73
| Weight | 15.00 kg |
|---|---|
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | Penerbit Insan Kamil |
| Pages | 800-1000 pages / book |
Be the first to review “Tafsir Ibnu Katsir (10 Volumes)” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Wanita Yang Paling Bahagia Di Dunia (H/B)
Muhammad : How He Can Make You Extraordinary
Buku ini menceritakan kisah Nabi Muhammad sebagai teladan inspiratif bagi siapa saja yang ingin menjadi luar biasa. Sebagai orang tua, Anda akan belajar bagaimana kepribadian Muhammad terbentuk saat kecil, bagaimana beliau menghadapi tantangan universal anak seusianya ketika remaja, kemudian muncul sebagai pemimpin di komunitasnya sebagai dewasa muda.
Ta’limul Muta’allim (Pentingnya Adab Sebelum Ilmu)
Saya melihat banyak penuntut ilmu pada zaman kita bersungguh-sungguh, tetapi tidak sampai kepada ilmu. Tidak mendapat manfaat dari ilmunya. Mereka terhalang dari buah ilmu (yaitu mengamalkan dan menyebarkannya) karena keliru dalam menempuh jalan (untuk mencari ilmu) dan meninggalkan syarat-syaratnya. Padahal siapa yang salah jalan maka akan tersesat, dan tidak akan meraih tujuan, baik sedikit maupun banyak. Maka saya ingin menjelaskan kepada mereka cara menuntut ilmu berdasar yang telah saya pahami dari buku-buku dan yang saya dengar dari guru-guru saya yang memiliki ilmu dan hikmah.
~ Imam Az-Zarnuji, Penulis Kitab Ta’limul Muta’allim
Sunan Ibn Majah (5 Vol. Set) (H/B)
Sunan Ibn Majah is one of the six most authentic collections of the Ahadith and contains 4,341 total Ahadith. Like the other translations of the six books of hadith, Dar-us-Salam Publications, has taken great care in correct translation, simple and clear modern English language, and high quality publishing.
Ahadith in the book are followed by comments to explain issues and to help readers derive lessons. To aid readers further, Dar-us-Salam, has added several features like section on how to benefit from Sunan Ibn Majah, about the Arabic and technical terms used, information about the hadith compilations and a glossary of Islamic terms in the last volume.
Each hadith is also followed by its status in regards to the authenticity. The status is explained more in detail in the Arabic text. The chain is also complete in the Arabic text while it is removed from the English to reduce the length and not being of much benefit to the English readers.
Ad-Daa’ Wa Ad-Dawaa’ (H/B)
Buku Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’ adalah sebuah karya besar dan fenomenal di bidang akhlak, tarbiyah, dan tazkiyatunnufus. Penulisnya, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, adalah seorang ulama tersohor dan penulis buku berbobot yang hidup pada abad ke-8 H. Buku ini berbicara panjang lebar serta sempurna di berbagai masalah tarbiyah dan tazkiyatun-nufus, mulai dari pentingnya do’a bagi seorang hamba serta hubungan do’a dengan takdir.
Berbicara tentang macam-macam maksiat dan bahayanya bagi pelakunya, juga dosa-dosa dan pengaruh negatifnya secara langsung di dunia.
Berbicara pula tentang hukuman Allah terhadap hamba-Nya baik itu hukuman syar’i maupun qadari, qalbi maupun badani, duniawi maupun ukhrawi. Berbicara mengenai syirik dan macam-macamnya dalam ibadah, perbuatan, perkataan, kehendak, dan niat, serta syiriknya agama Nasrani, juga syirik dalam wasilah dan syafaat.
Berbicara seputar dosa-dosa besar, seperti kezhaliman, pembunuhan, dan zina beserta dampak-dampak negatifnya. Berbicara seputar pintu-pintu pembuka maksiat, diantaranya bisikan hati, pandangan mata, dan langkah kaki. Berbicara mengenai liwath (homoseks) dan menyetubuhi binatang; serta tentang cinta, tingkatan-tingkatannya, soal mabuk asmara dan masalah yang lain.
Anda akan dibuat terpesona oleh uraian-uraian penulis yang sangat dalam dan kuat, halaman demi halaman. Anda pun akan terpuaskan dari dahaga ilmu yang bermanfaat. Maka janganlah Anda lewatkan untuk segera memiliki buku ini dan menelaahnya.
[SJ] Fiqh al-Sunnah by Sayyid Sabiq (4 Vols) / فقه السنة لسيد سابق
The famous book of Fiqh by Shaykh Sayyed Saabiq, clear and simple, accented with many daleel, in three volumes.
We advise you to read and accompanied by extensive notes and detailed corrections of Sheikh al-Albani with his book al-Tamaam Minnah, sold on the site.
Shaykh Al-Albani has praised this book : “Certainly, the book Fiqhus-Sunnah of Shaykh Sayid Saabiq is among the finest books written in his field, I met by chance by its excellent organization, clear writing style and lack of complex expressions found in many books of Fiqh … “(Tamam al-Minna, p.10)
Recently Viewed
Perisai Muslim – Hisnul Muslim (Poket Saiz)
Buku ini adalah terjemahan Bahasa Melayu dari Hisnul Muslim oleh Sa’id bin Ali Wahf al Qahthani. Himpunan doa dan zikir daripada Al-Quran dan Al-Sunnah. Buku ini mengandungi semua jenis doa dalam kehidupan seharian, bermula dari bangun tidur hingga kepada tidur yang berikutnya.
The Light of The Qur’an
The Prophet peace and blessings of Allah be upon him, passed by a person reciting Surah Al – Kafirun and remarked, “He has been saved from shirk”. He passed by another reciting Surah Al – Ikhlas and remarked. Paradise has become obligatory for him. Reported by Muslim.
These two chapters have both been given the title Al-Ikhlas, or purity of faith, because they deal with the topic of Tawhid in all its various aspects. Al – Ikhlas concentrates on the pure, essential faith in Allah that all mankind is required to have. Al – Kafirun deals with purity of deed and disavowal of disbelief and paganism. Both chapters lay out the parameters of mans relationship with his/her lord and creator, as well as his/her relationship those around him/her.
Pure, unblemished monotheism combined with sincerity in belief and deed defines the relationship with Allah. Hi is one and only true God, unique, without peer, equal or opposite, and nothing is like on to him. He is the one who stands in need of nothing whereas everything is in dire need of him.
Maintaining the essential Muslim identity and character defines the relationship between the Muslim and his fellow man. The Muslim is unambiguous about his religion, truthful and upright in speech, deed and his dealings with those around him. Hi is proud of his faith and has unshakable conviction in it. He loves his lord, his Messenger and the Muslims and is loyal to them. Because of this, the dearest thing to him is his religion and he will not compromise it, pleasing Allah comes before pleasing the people.
The prophet would frequently recite these two chapters in prayer because of the commonality of their theme and to stress that success is achieved, in this life and the next, by internalising their message and living by it.


























There are no reviews yet.