Dunia Malaikat: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 2/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Malaikat adalah salah satu makhluk Allah, dimana kita diwajibkan untuk beriman kepadanya. Mereka adalah makhluk gaib yang penciptaannya merupakan bukti akan kebesaran Allah. Oleh karena mereka makhluk gaib, maka kita tidak bisa mengenalnya kecuali melalui penjelasan dari Allah yang Maha Tahu dalam kitabnya, dan melalui Rasulnya yang telah diberi wahyu dalam hadits-haditsnya. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar mengupas tuntas tentang malaikat, asal-usul penciptaannya, sifat-sifatnya, kemampuannya, ibadahnya, dan peranannya terhadap manusia dan kehidupannya, sejak manusia dilahirkan sampai ke tujuan akhirnya yaitu surga atau neraka
Dunia Malaikat : Serial Aqidah Islam 2
RM35.00
Frequently Bought Together
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam - 1
Dunia Jin Dan Setan - Serial Aqidah Islam - 3
| Weight | .300 kg |
|---|---|
| Author | |
| Binding | Hardbound |
| ISBN | 9789960979427 |
Be the first to review “Dunia Malaikat : Serial Aqidah Islam 2” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Related Products
Madinah al-Mukarramah Kelebihan dan Sejarah (Edisi Kemas Kini – New Cover)
Madinah Munawwarah merupakan tempat hijrah Rasulullah SAW. Selain itu, turut menjadi tempat bertapaknya iman pada akhir zaman, markas pimpinan, madrasah pendidikan dan bimbingan serta tarbiah Islamiah. Tempat ini penuh dengan kesan-kesan sejarah yang tidak ternilai dan mempunyai keistimewaan yang tinggi disisi Allah SWT.
Nota My #QURANTIME Juzuk 3
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-3 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Berakhirnya Dunia Ini (P/B) Revised Edition
Sejak akhir-akhir ini keadaan menjadi semakin tidak keruan dan kita telah mula melihat di kedai-kedai buku dan di laman-laman sesawang spekulasi tentang peristiwa-peristiwa yang akan berlaku dimasa akan datang, berasaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mana ia menceritakan tentang peristiwa ini dan kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Setiap kali musibah menimpa dunia Islam dan umatnya, orang ramai akan mula mencari jalan keluar dalam memahaminya dan meyelesaikannya. Kadang-kadang akan terdengar berita tentang kemunculan Imam Mahadi, kadang-kadang akan tersebar cerita tentang telah tiba masanya akan berlaku ‘peperangan besar’ antara pihak yang benar dengan yang jahat, sesekali akan terdengar juga tentang tanah runtuh di sebelah Timur atau Barat, dan berbagai-bagai lagi kisahnya…
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Recently Viewed
The Higher Objectives of Humanity
A video summary of this book can be found here: https://www.youtube.com/watch?v=YdNQxv_ODdc&t=26s This book discusses the why, what and how of Rahmatan lil-Alamin as the higher objective of humanity. It presents a practical understanding of the purpose of creation and humanity to improve the individual and collective well-being of Muslims and society. The intention is to re-introduce and re-emphasize the correct Islamic perspective of humanity. The first five chapters revisits the common understanding among Muslims as to why mankind is created. We show that the prevalent view that we are created to worship Allah (SWT) is incomplete. There is a higher and more noble purpose; Rahmatan lil-Alamin (mercy to the worlds). We next describe the what of Rahmatan lil-Alamin. The best role model of Rahmatan lil-Alamin is undoubtedly Prophet Muhammad (SAW), the last and final prophet and messenger, whom Allah (SWT) sent with a very clear purpose, “And We have not sent you but as a mercy to the worlds.” [21:107]. We present many examples from the history of Prophet Muhammad (SAW) and a collection of his (SAW) sayings and advice on being the best. The final chapters of the book deal with the how of Rahmatan lil-Alamin. We describe in detail how the Muslim can apply Rahmatan lil-Alamin daily in his or her life. We propose a practical model of Rahmatan lil-Alamin that we induced from the Quran. We also addressed how to apply Rahmatan lil-Alamin to a broader society by proposing a decision-making tool that can guide us as persons and as communities to make decisions that conform to the foundations and priorities of Rahmatan lil-Alamin. We present case studies from the history of the Companions using this decision-making model. This book seeks to establish a connection between Islam and civilization within a civilizational and ethical framework. We believe that a more proper and complete understanding of the Islamic view about humanity may present to us new perspectives of Islam and how Muslims should engage with fellow Muslims and people of other faiths. In fact, the implication of this new reinterpretation framework goes even further in that: any human civilization built on this framework is the most prosperous for the whole and also for the individuals in it.











































There are no reviews yet.